LUBUKLINGGAU, PesirahNews.co.id – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Fraksi Partai Golkar, Winasta Ayu Duri, menggelar Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang ada di lingkungan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.

Reses yang dihadiri tokoh masyarakat, para ketua RT, serta warga setempat berlangsung penuh antusias. Masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai persoalan yang hingga kini masih menjadi perhatian, terutama terkait pembangunan infrastruktur dasar.
Mayoritas aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan perbaikan drainase, peningkatan kualitas jalan lingkungan, pemasangan lampu penerangan jalan, serta penyediaan sarana kebersihan berupa tempat pembuangan sampah.
Ketua RT 01 Kelurahan Batu Urip Taba, Dian Candra, berharap pemerintah dapat segera melakukan perbaikan drainase di wilayahnya. Menurutnya, saluran drainase yang ada sudah berusia puluhan tahun dan belum pernah mendapatkan perbaikan secara menyeluruh.
“Drainase kami sudah puluhan tahun belum pernah diperbaiki. Kalau hujan deras sering tersumbat sehingga air meluap ke jalan. Kondisi ini cukup mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menyebabkan banjir di lingkungan,” ungkap Dian Candra.
Sementara itu, Ketua RT 02 Batu Urip Taba, Indra Gunawan, mengusulkan agar jalan setapak yang menjadi akses utama warga segera diperbaiki. Ia mengatakan kondisi jalan yang rusak sudah berlangsung cukup lama dan semakin membahayakan, terutama saat musim hujan.
“Kami berharap jalan setapak ini bisa menjadi prioritas pembangunan karena setiap hari digunakan masyarakat. Saat hujan jalan menjadi licin dan menyulitkan warga yang melintas,” katanya.

Selain persoalan infrastruktur, warga Watervang juga menyampaikan aspirasi mengenai kebersihan lingkungan. Ikbal, salah seorang warga, meminta pemerintah menyediakan beberapa unit tempat sampah di titik-titik strategis agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.
“Kami berharap ada penambahan kotak sampah di beberapa lokasi sehingga masyarakat lebih mudah membuang sampah pada tempatnya dan lingkungan tetap bersih,” ujarnya.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Winasta Ayu Duri menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir dan aktif memberikan masukan. Ia menegaskan bahwa reses merupakan agenda resmi anggota DPRD yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan penyusunan program pembangunan pemerintah daerah.
Menurut Winasta, setiap masukan yang disampaikan warga memiliki nilai penting karena berasal dari kebutuhan nyata di lapangan. Oleh sebab itu, seluruh aspirasi akan dicatat dan dibahas sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD.
“Reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan, sekaligus menyerap aspirasi yang nantinya akan kami perjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami tampung dan kami upayakan agar dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujar Winasta.
Politisi Partai Golkar tersebut juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.
Ia menambahkan, tidak semua usulan dapat direalisasikan dalam waktu yang bersamaan karena harus disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Meski demikian, dirinya berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat agar dapat masuk dalam program pembangunan Pemerintah Kota Lubuklinggau.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan interaktif. Warga berharap berbagai usulan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti sehingga mampu meningkatkan kualitas infrastruktur serta kenyamanan masyarakat di Kelurahan Watervang dan sekitarnya.(PN/Adv)
