LUBUKLINGGAU, PesiraNews.co.id – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau dari Fraksi Partai Golkar, Winasta Ayu Duri, menggelar Reses II Tahun 2026 di kediamannya yang berada di Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD.
Reses dihadiri Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Lubuklinggau, Rifki, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Lubuklinggau Yani Rizal, Camat Lubuklinggau Timur I, para Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Winasta Ayu Duri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan memanfaatkan kegiatan reses sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Reses ini merupakan kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi, sekaligus menyerap aspirasi yang nantinya akan kami perjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan pembahasan bersama Pemerintah Kota Lubuklinggau sesuai dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.
Pada sesi dialog, masyarakat menyampaikan beragam usulan yang didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur. Beberapa aspirasi yang mencuat di antaranya peningkatan dan perbaikan jalan lingkungan, pembangunan serta normalisasi drainase untuk mengatasi genangan air, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), hingga perbaikan fasilitas umum lainnya.

Warga berharap berbagai usulan tersebut dapat segera direalisasikan karena dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Winasta menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan Kota Lubuklinggau.
Menurutnya, reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan momentum penting untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat di lapangan sehingga kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Masyarakat tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing serta berharap adanya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. (PN/Adv)
