
MURATARA, PesirahNews.co.id – Bupati Musi Rawas Utara, H. Devi Suhartoni, terus melakukan analisis terhadap kondisi ekonomi dan dinamika kehidupan masyarakat di wilayah yang dipimpinnya.
Dalam sejumlah kesempatan, ia memaparkan gambaran perkembangan harga komoditas strategis sebagai bahan pertimbangan bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan ibu-ibu di setiap desa, agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga ke depan.
Menurut Bupati, tren harga emas dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kenaikan signifikan. Ia menggambarkan, harga emas yang sebelumnya berada di kisaran Rp500 ribu per gram, naik menjadi Rp750 ribu per gram, bahkan sempat menembus Rp1 juta per gram.
Saat ini, harga emas disebutnya telah mencapai sekitar Rp2.500.000 per gram dan diproyeksikan berpotensi menuju Rp5.500.000 per gram pada akhir tahun 2026.
“Artinya, jika dihitung per suku, nilainya bisa tembus di harga Rp30 juta lebih. Ini harus menjadi perhatian dan peluang bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain emas, Bupati juga memprediksi harga komoditas perkebunan seperti kelapa sawit akan mengalami peningkatan dalam beberapa tahun mendatang. Ia memperkirakan harga sawit berpotensi mencapai Rp5.000 per kilogram pada tahun 2028.
Tak hanya itu, harga karet juga diproyeksikan akan naik. Namun demikian, ia menyoroti adanya kendala di lapangan, yakni semakin berkurangnya masyarakat yang berminat menyadap karet. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar potensi ekonomi dari sektor perkebunan tetap optimal.
Bupati menegaskan, masyarakat harus mampu membaca situasi dan kondisi ekonomi secara cermat agar tidak terhimpit di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Karena sama-sama kita ketahui, harga sembilan bahan pokok akan terus naik. Maka masyarakat harus pandai melihat peluang, mengatur keuangan keluarga, dan memanfaatkan potensi yang ada di desa masing-masing,” paparnya.
Ia berharap, dengan pemahaman yang baik terhadap perkembangan ekonomi dan komoditas unggulan daerah, masyarakat Muratara dapat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan taraf hidup serta menciptakan ketahanan ekonomi keluarga yang lebih kuat di masa mendatang. (PN/Adv)
